Bisnis.com, JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) siap meluncurkan model-model hybrid terbarunya pada tahun ini, sebagai strategi untuk menghadapi masifnya merek otomotif asal China di Indonesia.
Perlu diketahui, tak hanya di segmen mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV), merek otomotif asal China kini mulai merambah pasar mobil hibrida, baik hybrid electric vehicle (HEV) maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Jap Ernando Demily mengatakan perseroan tengah menyusun berbagai strategi pada tahun ini untuk mempertahankan pangsa pasarnya.
"Pertama, Toyota akan terus menghadirkan produk-produk Hybrid EV terbaru, termasuk di segmen dengan market yang masif," ujar Ernando kepada Bisnis, dikutip Kamis (3/4/2025).
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk model terbaru pada Februari 2025, Toyota sudah meluncurkan dua model hybrid baru, yaitu New Corolla Cross HEV dan New Camry HEV pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.
"Sepanjang tahun 2025 masih akan ada beberapa model elektrifikasi lain yang akan kami luncurkan, termasuk yang diproduksi lokal," jelasnya.
Baca Juga
Selain itu, lanjutnya, untuk menghadirkan peace of mind bagi seluruh pengguna Toyota termasuk kendaraan elektrifikasi, perseroan juga menghadirkan layanan purnajual (aftersales), jaringan diler yang luas, garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, hingga gratis biaya jasa dan servis sampai 3 tahun.
Menurut Ernando, banyaknya merek China yang merambah pasar mobil hybrid itu menandakan pasar mobil hybrid semakin berkembang dan berdampak positif bagi industri otomotif nasional.
"Kalau kita melihat dari perspektif industri dan market dampaknya cukup positif ya. Industri otomotif bisa berkembang dan menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, sementara pelanggan mendapat opsi lebih banyak yang kemudian bisa menumbuhkan demand," katanya.
Menurutnya, secara langsung atau tidak langsung, hal ini juga menjadi tanda perkembangan industri otomotif nasional yang diawali dengan produksi lokal kendaraan Hybrid Toyota sejak akhir 2022 lalu.
"Meskipun sama-sama 'hybrid', tetapi secara teknologi dan product package yang ditawarkan masing-masing brand tentu berbeda ya," jelasnya.
Adapun, beberapa model hybrid andalan Toyota yakni Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid yang telah diproduksi lokal dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) hingga 80%.
Dia mengatakan, Toyota sudah memiliki paten internasional terkait teknologi Power Split Device (PSD) yang diaplikasikan pada seluruh model Hybrid Toyota untuk pengalaman berkendara yang lebih smart dan seamless.
Pasar Mobil Hybrid
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid masih memimpin pasar mobil hybrid dengan capaian penjualan sebanyak 1.982 unit pada Februari 2025.
Penjualan Innova Zenix Hybrid itu mengalami kenaikan 4,64% secara bulanan (month-to-month/MtM) dibandingkan Januari 2025 sebanyak 1.894 unit.
Berikutnya, di urutan kedua ada Suzuki XL7 Hybrid yang membukukan penjualan sebanyak 807 unit atau turun 20,49% MtM. Diikuti Toyota Yaris Cross Hybrid yang menorehkan penjualan 352 unit, naik 55% secara bulanan.
Di peringkat keempat ada Toyota Alphard Hybrid yang meraih penjualan 318 unit, disusul Hyundai Santa Fe Hybrid yang meraih penjualan sebanyak 283 unit.
Daftar 10 Mobil Hybrid Terlaris Februari 2025:
- Toyota Kijang Innova Zenix: 1.982 unit
- Suzuki XL7 Hybrid: 807 unit
- Toyota Yaris Cross Hybrid: 352 unit
- Toyota Alphard Hybrid: 318 unit
- Hyundai Santa Fe Hybrid: 283 unit
- Suzuki Ertiga Hybrid: 125 unit
- Toyota Vellfire Hybrid: 100 unit
- Lexus LM 350h: 74 unit
- GWM Tank 300 HEV: 45 unit
- GWM Tank 500 HEV: 25 unit